www.quadrajakal.com  |  pc master race specialist
IMG-LOGO
Rabu, 17 Februari 2021 11:33:54, Viewer 112x

 

Setelah mengumumkan chipset kelas flagship Snapdragon 888 pada 1 Desember lalu, Qualcomm akhirnya membeberkan hasil pengujian benchmark untuk chipset terbarunya itu. Dilansir dari GSMArena, pengujian ini dilakukan dengan menggunakan perangkat khusus referensi Qualcomm yang diperkuat oleh chipset Snapdragon 888 dan dikombinasikan dengan RAM 12 GB LPDDR5, internal storage seluas 512 GB UFS 3.0, dan layar seluas 6,65 inci beresolusi Full HD dengan refresh rate 120 Hz. Tiap pengujian dilakukan sebanyak tiga kali agar tim penguji bisa mendapatkan nilai rata-rata yang lebih akurat dan dijalankan dengan pengaturan standar dari perangkat referensi tersebut.

 

Beberapa aplikasi benchmark yang digunakan oleh Qualcomm untuk menguji Snapdragon 888 antara lain: AnTuTu, Geekbench, GFXBench, Ludashi AiMark, AITuTu, MLPerf, dan UL Procyon. Untuk tabel hasil dari pengujiannya, bisa kamu lihat pada gambar di atas.

Dimulai dari AnTuTu (versi yang digunakan 8.3.4), di mana Snapdragon 888 berhasil mencetak nilai rata-rata di 753.439 yang menjadi rekor terbaru di ranah perangkat Android. Saat ini, perangkat yang sudah dijual secara resmi ke publik dengan nilai AnTuTu tertinggi adalah Huawei Mate 40 Pro+ yang memiliki nilai 698.654, sedangkan dari keluarga Snapdragon sendiri ada Xiaomi Mi 10 Ultra yang memiliki nilai 671.045. Artinya, terdapat peningkatan nilai AnTuTu dari Snapdragon 865 ke 888 sebanyak lebih kurang 12,2%.

 

 

Lanjut ke Geekbench (versi yang digunakan 5.0.2), di mana chipset terbaru ini mampu mencetak nilai hingga 1.135 untuk pengujian single-core dan 3.794 untuk pengujian multi-core. Hasil ini terlihat lebih jauh perbedaannya dibandingkan dengan pengujian AnTuTu. Sebab, Snapdragon 865 sendiri sebelumnya hanya berhasil mencetak nilai sekitar 900 untuk pengujian single-core dan 3.400 untuk pengujian multi-core. Artinya, terdapat peningkatan performa hingga 20% untuk pengujian single-core dan 10% untuk pengujian multi-core.

Benchmark populer yang terakhir, yakni GFXBench, memperlihatkan kemampuan dari Adreno 660 sebagai chip grafis andalan milik Snapdragon 888. Pada pengujian dalam mode Aztec Ruin Fulcan, chip grafis ini mampu mencetak nilai rata-rata 86 FPS. Sedangkan pada mode Manhattan 3.0, terlihat nilainya berada di rata-rata 169 FPS. Kedua pengujian tersebut dijalankan dalam resolusi 1080p offscreen. Sebagai perbandingan, chip Adreno 650 pada Snapdragon 865+ memiliki nilai 133 FPS pada Manhattan 3.0 di pengujian ROG Phone 3 yang dilakukan oleh tim GSMArena.

Melihat dari hasil benchmark resmi Snapdragon 888 ini, nampaknya Qualcomm cukup yakin mereka tetap dapat bersaing dengan kompetitornya seperti Samsung dengan Exynos, Huawei dengan Kirin, dan MediaTek dengan Helio. Selain performa mentah, chipset racikan Qualcomm juga terkenal akan optimalisasinya yang lebih baik jika dibandingkan dengan para kompetitornya. Rasanya tidak sabar melihat kiprah dari 888 di ponsel pintar flagship di tahun 2021 mendatang.

 

Sumber : www.mainhape.com/2020/12/hasil-benchmark-snapdragon-888.html

Latest Products

Lightweight Jacket

$58.79

Nulla eget sem vitae eros pharetra viverra. Nam vitae luctus ligula. Mauris consequat ornare feugiat.

Size
Color